
Membaca koran edisi sabtu 23 Mei 2009, yang memuat tentang Fatwa ” haram ” tentang facebook oleh Bahtsul Nasail yang diikuti 50 pondok pesantren ( ponpes ) se-Jatim, sedikit mempengaruhi pikiranku. Bagaimana tidak facebook sekarang baru booming alias baru ngetren-ngetrennya di Indonesia, bahkan menurut survei facebook ini sudah mengalahkan populernya mesin pencari seperti yahoo dan google. Malah ada ungkapan yang cukup mengelitik ” kalau tidak punya facebook berarti termasuk : kuper, gaptek atau ketinggalan jaman “.

Tampilan Facebook
Aku yang termasuk pengguna facebook juga kanget dan mencari isi berita yang sebenarnya. Setelah membaca sampai selesai ternyata yang di haramkan itu apabila digunakan untuk PDKT atau pendekatan lawan jenis untuk menikah karena dalam Islam sudah ada aturan tersendiri untuk mengetahui latar belakang dan karekteristik lawan jenisnya itu. Disamping itu juga ditambahkan facebook diharamkan juga kalau untuk menyebarkan gosip dan kebohongan. Wah lha kalau ini sich tidak usah pake facebook sepengetahuanku memang sudah dilarang.
Memang sich ada beberapa manfaat juga kita menggunakan facebook, antar lain :
- Kita bisa mencari teman-teman kita waktu di sekolah ( tentunya kalau mereka juga pengguna facebook ) .
- Kita bisa saling kabar dan tukar informasi .
- Chatting lewat facebook.
- Kita juga bisa bikin group sesuai dengan kemauan kita, maka tak jarang kalau sering kita jumpai groupĀ nama satu kota aja ada lebih dari 1 (satu ) group.
- Bisa menambah teman, tidak hanya di Indonesia tapi bisa sampai ke manca negara.
- Sebagai sarana promosi dan perkenalan produk ke konsumen bagi produsen.
- Dan masih banyak lagi…
Tapi yang jelas semua itu tergantung dari kita pribadi mau untuk keperluan apa kita gabung ke facebook, mau untuk kebaikan atau untuk keburukan.
Sebelumnyapun sempat tersebar kalau facebook merupakan alat mata-mata bagi Amerika untuk mengintai gerak-gerik musuhnya, karena di facebook ada aplikasi yang memuat informasi seseorang mulai dari nama, jenis kelamin, alamat sampai informasi tentangĀ pendidikan pengguna facebook. Dan yang pasti sampai saat ini belum ada fasilitas untuk keluar dari facebook, dan ini merupakan alasan yang masuk akal kalau ada pendapat bahwa facebook merupakan alat mata-mata bagi Amerika. Wallahu a’lam bish-shawab.
May 23, 2009 at 6:57 am
kok haram? mengandung babi po?
May 23, 2009 at 7:14 am
waduuuh… mase ki.. koyo panganan wae…
menawi kangge gosip lan nyebar berita bohong mas. matur nuwun.
May 24, 2009 at 9:22 am
ya yang penting tergantung dari niat kita aj,..jika niat dan tujuannya baik InsyaAllah Dia akan menghindarkan dari fitnah dan segala bentuk keburukan,..amien,…..
May 25, 2009 at 1:44 am
Jazakillah mbak, memang sudah tugas para ulama memberikan batas atau norma2 dlm kita menggunakan dan memanfaatkan hasil teknologi biar para umat tdk salah langkah dan melenceng dari norma agama.