rapat-dpr-sepi

07.30 wib
Aku datang seperti biasa, habis ngantar Ahnaf sekolah langsung ke kantor. Kantor masih sepi hanya ada beberapa teman yang memang kebetulan tidur dikantor atau memang mereka sudah punya perkerjaan rutin tiap baginya.

Betapa enaknya mereka yang sudah mempunya kegiatan atau pekerjaan rutin, bangun bagi mereka sudah punya jadwal apa yang akan mereka kerjakan. Keadaan ini seakan berbanding terbalik dengan diriku, aku berusaha menghilangkan rasa malas dan enggan pergi kerja. Ya…. pabrik memang baru mengalami masa yang sulit, krisis global terasa semakin menyulitkan kondisi pabrik yang memang rata-rata buyernya dari eropa.

07.45 wib
Aku dengar suara temanku yang bersenandung setiap kali dia mandi, yang kebetulan k mandinya tdk terlalu jauh dari tempat dudukku.

08.00 wib
” Pagi ….”, temanku menyapa, dia yang sering aku ajak keluar kalau aku dapat tugas luar.
” Ya..ya..ya, ..pisang pak, hasil kebun sendiri. ” jawabku, sambil menawarkan pisang yang sengaja dibawakan istriku.

08.07 wib
Sepi..sepi..sepi………
satu lagi temenku datang dia yang sering datang pagi seperti diriku ( juga bukan karena pekerjaan yang membuat dia datang pagi-pagi, tapi sama seperti aku karena habis ngantar anak sekolah.. :) )

08.10 wib
Sepi…sepi….sepi…..
mungkin begini ya rasanya ? para wakil rakyat ( katanya ) kalau sidang tapi hanya sedikit yang hadir.
mungkin……

08.15 wib
Mulai kerja, ahhhh….
walau kadang sambil ngenet, ngeblog, ym, fb ato apalagi ya..?