Iklan di Koran

Bermula dari pasang iklan di salah satu surat kabar di SOLO, peristiwa ini terjadi. Kebetulan aku mau menjual suatu barang, jadi aku pilih iklan di salah satu koran di SOLO. Setelah 1 hari dimuat ternyata tidak ada yang berminat dengan barang yang aku tawarkan, menginjak hari ke 2 aku dapat SMS dari no 081933950xxx yang isinya :

”  Maaf, saya pak I ( inisial saja takut ada yg sama namanya ) dari media.. ( salah satu koran di SOLO ), mengenai ( barang ) yang anda iklankan sudah ada yang berminat, silakan hubungi di telpon no : 081388100xxx atas nama bapak R ( inisian saja takut ada yg sama namanya ), terimakasih


Setelah aku baca aku tadinya jadi tertarik untuk telpon ke nomor tersebut, tapi aku coba cari-cari informasi pada temen-temen yang udah pernah pasang iklan di koran. Ternyata menurut temanku itu hanya pekerjaan orang yang mau menipu saja dan tidak usah ditanggapi. Belum selesai aku cari informasi ternyata aku udah dapat SMS yang ke 2 yang isinya :

” Maaf !!, saya ibu S ( inisial saja takut ada yg sama namanya ) dari harian …. ( salah satu koran di SOLO ), perihal iklan ( barang ) anda sudah ada yang berminat. Silahkan hubungi Bapak DRS. JP ( inisial saja takut ada yg sama namanya ) HP . 081398778xxx, terima kasih “.

Isinya hampir sama dengan SMS yang pertama, terus aku coba tanya dan cerita kejadian tersebut sama temenku yang lain, ternyata malah lebih parah lagi,

” Mas, aku kan pasang iklan di koran trus ada yang SMS …begini dan begini…. ” aku coba menjelaskan.

” Ampun ditanggapi mas, kula nate trus kula telpon ternyata itu cuma bohongan…. ( dan masih ada yang lainya…  ) ” jelas temanku. Malah ada temanku yang cerita kalau pernah dapat telpon :

” hallo ini dari pak …. saya udah melihat mobil bapak yang di iklankan dan saya tertarik…. ( sambil menjelaskan panjang lebar…. ) yang intinya mau membeli mobil yang ditawarkan teman saya, PADAHAL MOBIL TEMAN SAYA SEHARIAN BELUM ADA YANG MELIHATNYA.

Ternyata para penipu ini mencoba menghipnotis atau menggendam calon korbannya melalui telpon kalau mereka telpon, bahkan ada yang nekat telpon dulu guna menyakinkan calon korbankanya.

Dan lebih lucu lagi ternya waktu aku nulis blog ini aku dapat SMS yang ke 3 yang isinya :

” Maaf !!, saya ibu L ( inisial saja takut ada yg sama namanya ) dari harian …. ( salah satu koran di SOLO ), menyampaikan perihal ( barang ) yang anda iklankan sudah ada yang berminat. Silahkan hubungi peminat ,  Dr. HM ( inisial saja takut ada yg sama namanya )…  HP . 081222194xxx, terima kasih “.

Batinku berkata ” kalau ada orang yang tertarik kenapa harus lewat anda , kok tidak telpon langsung aja…   “.

Smoga yang berniat menipu diampuni dosanya dan mendapat petunjuk dari Allah. Amiin.